Postingan

Aku Mencintaimu, Tapi Aku Lebih Mencintai Allah

Idul Adha sangat erat kaitannya dengan dua hal, keikhlasan dan pengorbanan. Keikhlasan dalam konteks senantiasa ikhlas menaati semua perintah Allah SWT, meskipun untuk itu kita mesti mengorbankan sesuatu yang paling kita cintai. Dan juga tentang Pengorbanan dalam artian sikap mengorbankan apa saja yang kita miliki dan cintai sebagai bukti ketaatan kita kepada Allah. . . Nabi Ibrahim telah menjadi inspirasi bagi kita, yang mana ia lebih mengutamakan perintah Allah. . . Dalam perjalanan Nabi Ibrahim seringkali kita dengar cerita bahwa Nabi Ibrahim meninggalkan isterinya Siti Hajar dan bayi mungil Ismail ditinggalkan sendirian di Makkah, yang masih dalam kondisi tandus dan gersang tanpa ada mata air. Begitu juga cerita kerelaan Siti Hajar ditinggalkan di Makkah sendirian bersama putranya Nabi Ismail, dan perjuangannya untuk mempertahankan hidup dirinya dan putranya. . . Begitu juga cerita tentang keikhlasan Nabi Ismail yang mau di sembelih oleh Bapaknya. Antara Bapak, I...

Dalam Diam dan Doaku, Aku Mencintaimu

Tulisan ini ditujukan untuk orang orang yang lebih memilih mencintai dalam diam, menyembunyikan rasa yang ia rasakan untuk seseorang yang istimewa ketika mulut tak mampu mengungkapkan . Bukankah hal itu berat? Aku salut kepada mereka yang lebih memilih mencintai dalam diam demi tidak menjalin hubungan yang terlarang tapi diam diam menyebutnya dalam doa di sepertiga malamnya maupun menyelipkan di setiap doanya. Pernahkah diantara kalian menyukai seseorang tanpa pernah mencoba untuk mengungkapkannya? Cinta terkadang memang aneh dan tak masuk akal. Sepasang manusia yg bahkan belum pernah bertatap muka dan berkomunikasi yg bisa dihitung menggunakan jari itu pun bisa saling mencintai. Hm tunggu, mungkin tidak keduanya, mungkin hanya salah satunya. Terdengar mustahil tapi memang nyata adanya. Diam memang lebih baik. Diam untuk lebih memperhatikan. Diam untuk lebih banyak mencari tau hal tentang dia. Diam, katanya emas. Jika memang begitu, harusnya orang yang jatuh...

Menyendiri....

Haloo. Apakabar semuaaa? Mungkin ada beberapa dari kita yg mungkin keadaannya lagi gak baik baik aja gitu ya. Contohnya ky aku sekarang haha Ohya di tulisan kali ini sepertinya aku ingin menulis tentang menyendiri dan menjadi diri sendiri. Yap. Sekarang aku lagi ada di fase ini. Pengen sendiri, melakukan suatu hal nya sendiri. Contohnya pergi kemana mana sendiri. Mungkin anggapan orang lain ky apa banget sih gapunyatemen kali ya kemana mana sendirian gitu, org di sekeliling pada ngeliatin hahaha Emang kadang ada fasenya kita ingin menyendiri gak mau diganggu sm orang lain. Lebih nyenengin diri sendiri, istilah jaman sekarangnya mungkin ky me time gitu lah ya ~ Aku tuh orangnya sebenernya memang lebih suka tuk menyendiri, ya ky introvert. Sebenernya menyendiri itu gak seburuk atau menyedihkan seperti yg orang kira. Menyendiri itu kesepian, menjijikan? Padahal ya gak juga ~ Tapi memang di sisi lain sebagai normal human butuh orang lain untuk satu lain hal yg ...

The First Story 2019

Gambar
Halooooo, Assalamualaikum semuanya..... Kembali lagi samaaaaaa yang punya blog ini. Aaaaaaa aku senang sekali berhasil menemukan akun blog ini lagi, setelah sekian lama mencari hahaha.. Aku kangen berbagi cerita disini.. Terakhir nulis di akun ini tahun 2015, sekitar 4 tahun yang lalu. Lama juga yaaaaaa..... Mungkin dulu gak sempet nulis dikarenakan padatnya kuliah dan tingkat akhir :) Dan sekarang udah tahun 2019 cuyyyy.. Secepat ini waktu berlalu.. Status gimanaaaa Ris? Ada yang berubah? Alhamdulillah sekarang udah kerja, udah bisa cari uang sendiri, udah bisa beli ini itu pake uang sendiri dan yang paling penting udah bisa merasakan nikmatnya tanggal tua haha Eeeeee, maksudnya bukan status yang itu. Jadi yang mana euy. Hm bentar-bentar, soal asrama mksdnya? Eh asmara gitu? Masih sama kok masih belum ada yang berubah kalo itu mah huhu.. Mau cari yang serius siap nikah aja, gak mau pacaran terus ah capek dosa lagian :( Doakan yaaaaaa!!! Oke baiklah, karena ini tu...

Jika Istrimu Seorang Fisioterapi

“Apa sih profesi fisioterapis itu?” Banyak orang yang masih belum tahu tentang profesi ini. Lantas bagaimana denganmu, duhai pria yang kelak akan menjadi suamiku? Apakah kau juga belum tahu apa itu profesi fisioterapis? “Tukang pijat, ya?” “Fisioterapis itu yang ada di tim sepak bola, kan? Yang menangani para pemain ketika mereka cedera?” Mungkin sebagian orang mengenal fisoterapis seperti itu. Tapi tidak, aku bukan tukang pijat dan juga tidak ingin menjadi fisioterapis dalam tim olahraga. Aku tidak ingin membuat kau, pria yang kelak paling aku sayangi selain ayah dan kelak anak laki-laki aku, cemburu. Aku akan menjadi fisioterapis klinis, seorang yang bekerja praktik di rumah sakit atau klinik untuk menangani pasien yang mengalami gangguan fungsi tubuh dan fungsi gerak. Duhai pria yang kelak akan menjadi suamiku, apakah pernah terbayang jika istrimu nanti adalah seorang fisioterapis? Istrimu akan berada di rumah sakit atau klinik dari pagi hingga menjelang sore. Disana...

mahasiswi

Wah lama banget nih ga nulis,, Apa kabar semuaaaa.. Sekarang aku mau cerita tentang kehidupan baru sebagai seorang mahasiswi.. aku ngambil kuliah yang agak lumayan jauh dari orang tua,, walau aku gak kost tapi aku serasa kayak kost (loh gimana tuh maksudnya).. maksudnya disini aku asrama. hari pertama sampai sekitar 1/2 bulan masih ada ibu yang nemanin disini tapi seterusnya ibu pulang ke sidoarjo.. nah dimulai dari ibu aku pulang ini lah cerita ku sebagai anak rantau di mulai... seperti biasanya anak kos, anak asrama pun identik dengan makanan mie instan dan warteg,, begitulah aku sekarang. memang agak susah jauh dari orang tua -__- tapi disini lah aku belajar mandiri yang biasanya kalo lapar tinggal makan, baju dicuciin, piring dicuciin,bangun di bangunin,dll. Tapi sekarang semuanya harus dikerjain sendiri.. masak masak sendiri, nyuci nyuci sendiri, bangun bangun sendiri ( kayak lagu dangdut aja ).. rasanya jauh sama orang tua ini kadang kadang bikin kangen banget yang bi...

Keep Posthink!

"Allah memberikan apa yang kamu butuhkan bukan yang kamu inginkan” Quote ini yang sempat membangunkanku dari situasi down yang aku alami di akhir mei tahun 2013. Saat aku dihadapkan oleh berbagai pilihan yang sulit tentang cita-cita. Dan membuat aku sadar kalo nggak semua yang aku inginkan itu mudah didapetin begitu aja, nggak semua feeling aku bener. Universitas Indonesia, hampir semua siswa  di Indonesia pengen jadi mahasiswa berjaket kuning alias anak UI. Nggak peduli sama jurusan apa yang diambil disana, UI punya aura sendiri di mata, telinga dan fikiran orang-orang Indonesia termasuk juga aku. Saking pengennya masuk UI, tiba-tiba kuning menjadi warna favorit, stiker UI terpasang di buku-buku. Bisa dibilang aku jatuh cinta sama UI. Bahkan sampai sekarang aku ngebayangin kuliah itu ya naik bikun turun di depan kampus, pake jaket kuning dengan makara yang khas dan di gedung UI yang asri. Tapi ternyata masuk UI nggak mudah. Hari itu tanggal 27 Mei 2013. Hari itu bisa sa...